Senin, 27 Mei 2013

Perjuangan dan Doa




Nah di sinalah  awal dari perjuangan dan doa . yang pertama ketika  gue beranjak sekolah dasar gue merasa gue ini anak yang bodoh  kenapa gue bilang begitu karna gue sudah jadi langganan dapat peringkat terakhir  di sekolah  malah sampai gue lulus SD , dimana teman’’ gue sekolah’y Cuma 6 th sedangkan gue sekolah’y 7 th mantap kan bro beda dari yang lain .

 nah itu masih berlanjut bro ketika  gue ngelanjutin sekolah  Sanawiyah / SLTP perjuangan gue semakin berat bro  kenapa gue bilang berat itu karna jarak rumah dengan sekolah  2km gue tempuh Cuma jalan kaki bro tapi itu sudah biasa itung-itung  olah raga dan itu tidak membuat gue  putus asa untuk sekolah  walau pun   masih jadi langganan  jadi preringkat terakhir di sekolah   karna ketika  lahir  udah di bekali semangat juang  seperti semangat’y pengeran Antasari  hebat kan  beri tempuk tangan dulu donk  biar semangat gituh,.,heheh,.,


 .

Ketika  lulus dari Sekolah  gue bingung ngelanjutin sekolah mana sebab  nilai ujian akhir begitu buruk  bayangkan bro semua SMA Negri  mana ada yang mau menerima siswa yang nilai’y rendah seperti gue  yang Cuma dapat 17 kecuali jalan masuk’y jalan belakang  dengan membawa kunci yang bernama  money   baru bisa masuk




 . naha gue masuk SMAN  13 itu pun masuk gelombang ke 2  . menurut gue SMAN 13  sekolah yang kurang begitu favorit   tapi ada sejarah berdarah di SMA itu yaitu  pembunuhan  antara adik  kelas dengan  kaka tingkat  . nah di sekolah ini lah gue mulai berkembang dan berbuah seperti tanaman , maksud’y ada peningkatan dalam belajar nah gue di taruh oleh dewan guru di kelas XD . teman’’  di kelas itu hamper semua’y orang sUGeeh pintar-pintar ,tapi gue gak minder berteman dengan mereka tapi kalau pergi’y kekantin nah itu baru minder knpa gue minder bayangkan bro gue Cuma  di kasih uang jajan Cuma 3000 rupiah sedang kan waktu istirahat’y 2x , nah di istirahat kedua itu gue baru jajan , itupun jajan’y yang murah meriah. Dan ini  terus berlanjut   di kelas dua  dimana gue harus memilih 1 jurusan dari 2 jurusan yang di tawarkan #emank’ybarangdagangan# kemudian gue milih jurusan IPS karna gak mau ketemu dengan guru kimia yang pernah nyindir gue dengan sindiran otak undang asal lo tau aja bro orang tua gue  aja gak pernah mengatakan kata seperti itu nah itulah alasan gue milih jurusan IPS (ilmu Pendidikan Sosial)  . ketika  kelas 2 di semester pertama akhir’y gue dapat reingking  10 besar dari 25 siswa  gue sangat bahagia sekali seperti bahagia’y orang yang baru di kasih Mobil Mercedes Benz .





Dan 1 tahun kemudian gue udah berda di kelas tiga dimana gue udah mulai berpikir apa yang terjadi pada gw  di masa depan’y   sampai sekarang itu masih jadi pertanyaan ? dan jawaban’y pun tergantung jalan hidup seperti apa kita menjalani’y dan modal ku  yang terakhir hanayalah  berjuang dan berdoa untuk hidup yang lebih baik 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar